[PDF] ☆ Purple Eyes | BY ↠ Prisca Primasari

Purple Eyes By Prisca Primasari,

  • Title: Purple Eyes
  • Author: Prisca Primasari
  • ISBN: 9786027432208
  • Page: 488
  • Format: Paperback
  • Karena terkadang, tidak merasakan itu lebih baik daripada menanggung rasa sakit yang bertubi tubi Ivarr Amundsen kehilangan kemampuannya untuk merasa Orang yang sangat dia sayangi meninggal dengan cara yang keji, dan dia memilih untuk tidak merasakan apa apa lagi, menjadi seperti sebongkah patung lilin.Namun, saat Ivarr bertemu Solveig, perlahan dia bisa merasakan lagi Karena terkadang, tidak merasakan itu lebih baik daripada menanggung rasa sakit yang bertubi tubi Ivarr Amundsen kehilangan kemampuannya untuk merasa Orang yang sangat dia sayangi meninggal dengan cara yang keji, dan dia memilih untuk tidak merasakan apa apa lagi, menjadi seperti sebongkah patung lilin.Namun, saat Ivarr bertemu Solveig, perlahan dia bisa merasakan lagi percikan percikan emosi dalam dirinya Solveig, gadis yang tiba tiba masuk dalam kehidupannya Solveig, gadis yang misterius dan aneh.Berlatar di Trondheim, Norwegia, kisah ini akan membawamu ke suatu masa yang muram dan bersalju Namun, cinta akan selalu ada, bahkan di saat saat tergelap sekalipun.
    Purple Eyes Karena terkadang tidak merasakan itu lebih baik daripada menanggung rasa sakit yang bertubi tubi Ivarr Amundsen kehilangan kemampuannya untuk merasa Orang yang sangat dia sayangi meninggal dengan car

    One thought on “Purple Eyes”

    1. To be honest, fantasi adalah genre yang cenderung Abang hindari saat membeli buku Bahkan ketika jadi subgenre pun fantasy romance, fantasy erotica, paranormal romance, etc , masih aja jadi no no bagi Abang.But I decided to give this book a chance Tulisannya khas Prisca banget sentimental, dingin entah ini perasaan Abang atau memang iya, Prisca demen banget milih tempat tempat dingin sebagai setting lokasi , muram, dan berplot lambat Kalau buku The Girl Who Played With Fire nggak disebut, novel i [...]

    2. As usual, her story is beautiful poignant, as well as tragic Her characters are eccentric enigmatic I won t go into depth about the story Just know that this is a beautiful love story that leaves me craving for Write a longer book please

    3. Review lengkap dapat dibaca di duniakecilpriliIt was a great story Cerita dengan topik dongeng sebenarnya lagi hip akhir akhir ini Banyak penulis mengangkat kisah dongeng menjadi cerita fiksi yang dapat dibaca oleh semua kalangangan usia Tapi hanya Prisca yang punya pikiran mengangkat tema dewa kematian sebagai topik tulisannya.Kisah ini bercerita tentang Hades, dewa kematian yang selalu menanti orang di tempat transitnya Dia bahkan stress melihat manusia lebih menyukai mati daripada hidup.Hal i [...]

    4. Ada sebuah jejak yang tertinggal dalam tulisan ketika sebuah tulisan disusun oleh seorang penulis yang telah berpengalaman Mbak Prisca Primasari, sebagai seorang penulis, editor, dan penerjemah tentunya sudah tidak asing lagi dengan dunia buku Keterlibatannya bertahun tahun dalam dunia aksara terbukti dalam karyanya yang satu ini Sebuah novel yang tipis, namun meninggalkan kesan yang tebal di benak pembaca Justru dalam tipisnya buku ini, akan kita temukan sebuah romansa nan manis dan rapi Dalam [...]

    5. Apa salahnya mengharapkan yang terbaik, baik ketika hidup maupun setelah mati Sang dewa kematian, Hades, turun ke bumi bersama asistennya untuk sebuah urusan Mereka menggunakan nama Halstein dan Solveig Tujuan pertama mereka adalah rumah Ivarr Amundsen, pemilik Amundsen Corp Ivarr masih dalam kondisi berduka untuk Nikolai, adiknya yang dibunuh secara misterius dan levernya diambil Tapi dia tidak bisa merasakan apa apa, menangis pun tidak Tanpa memberitahu rencananya, Halstein menyuruh Solveig me [...]

    6. 14th book of 2018 Mereka memandangi saya karena saya tampan, kata Hades tenang Bukan karena saya aneh halaman 16SUKAA Walaupun tipis padahal baca ebook nya haha , tapi aku suka banget Berbau fantasy romance Suka deh yang kayak gini Hades ternyata lucu juga ya hahaha

    7. Hanya butuh beberapa jam aja untuk menghabiskan buku ini Selain karena memang bukunya tipis, yang paling membuat buku ini gak bisa ditinggal gitu aja karena rasa penasaran yang teramat besar dengan jalan ceritanya Dan bahkan meski buku ini udah selesai dibaca, rasanya masih tetap belum rela berpisah dari mereka Ceritanya benar benar membekas dihati Ah, mbak Prisca, saya selalu susah move on dari cerita yang mbak tulis D Review lengkap menyusul

    8. Mereka memandangi saya karena saya tampan, kata Hades tenang Bukan karena saya aneh hlm 16 Oke Jadi novel ini menceritakan tentang Dewa Kematian bernama Hades dan asistennya, Lyre, yang turun ke bumi demi menunaikan sebuah tugas terkait peristiwa pembunuhan berantai dengan sebuah ciri khusus yaitu menyisakan korban korban tanpa organ lever Dan untuk menyelesaikan tugas mereka, orang yang harus mereka temui lebih dulu adalah Ivarr.Nah Quote di atas itu adalah kalimat yang dilontarkan oleh Hades d [...]

    9. selesai dibaca dalam dua jam biasanya saya akan mengeluh buku setipis ini kependekan, tapi kali ini tidak Prisca Primasari menyajikan setiap bagian dengan porsi yang pas, tidak bertele tele, singkat namun efektif bagian awal, tengah, lalu klimaks, hingga akhirnya penyelesaian semuanya tersampaikan dengan panjang dan alur yang tidak terlalu cepat ataupun terlalu lambat, dan juga tentu saja seperti kebanyakan cerita dalam buku buku Prisca Primasari indah dongeng, mitologi, musik klasik, sastra kla [...]

    10. Cerita Fantasi dan Supernatural yang ringan dengan gaya bahasa yang enak dibaca.Walau terasa plotnya agak cepat dan sedikit klise terutama pada bagian hubungan Ivarr dan Lyre, Purple Eyes menyajikan misteri yang membuat orang penasaran Sampai sampai aku cepat cepat baca untuk tahu misterinya Walau sebenarnya saat diketahui siapa, kurang memuaskan sih in my opinion Mungkin bisa sedikit ditambahkan lagi jejak jejak di belakangnya Tapi ah sudahlah, demikian pun bagus Finally read this

    11. Bisa juga dibaca di kubikelromance 2016 04 Hades memiliki banyak nama, seperti Hel, Pluto, Izanami, Izanagi, Reaper, Death Namun, tugasnya hanya satu, yaitu sebagai Dewa Kematian Hades memiliki seorang asisten yang akan mengarsip data orang orang mati, melakukan apapun untuk diperintahkan oleh dewa bersayap tersebut, dia bernama Lyre, seorang gadis Inggris yang meninggal pada tahun 1895, saat berusia 24 tahun Hades biasa hadir ketika manusia memasuki ruang transit, memberikan ujian untuk mengeta [...]

    12. Membenci itu sangat melelahkan, bahkan lebih menguras emosi daripada merasa sedih halaman 117Sekarang dia dipanggil Lyre, 24 tahun, asisten Hades Setelah 120 tahun kematiannya, Hades mempunyai tugas baru untuk dirinya, yakni menemani Hades ke dunia manusia untuk menuntaskan misi pembunuhan yang meresahkan di Trondheim, Norwegia Orang orang mati dibunuh secara sadis, lalu diambil levernya.Lyre berubah nama menjadi Solveig, asisten Tuan Halstein yang tak lain adalah Hades sendiri Halstein menarget [...]

    13. rate 4.5buku ini tipis tipis cabe rawit yaaah ampun dehi pertama kali baca karya kak Prisca Primasari beli buku ini juga grgr diskon saya paling gak bisa lihat buku diskonan dan review dari beberapa teman yang sudah baca TAPI SUER DEH GAK NYESELLLLLL aku gak mau spoiler ini ceritanya gimana, tapi yang jelas ngalirrrrrrr aja kayak air walopun alurnya emang cepat belum lagi misi Hades sama Ivarr tuh apaan bikin penasaran Solveig aja penasaran parah kan, apalagi saya yang bacangkat fix ini buku ter [...]

    14. Suka dengan opini yang ditulis terang terangan oleh penulis di buku ini Tentang kehidupan dan kematian, yang kemudian membuat Hades, si dewa kematian turun ke bumi Hampir semua manusia punya kecenderungan berkhianat Tapi kau tidak Karena itulah saya memilihmu hlm 84Hades tidak turun sendiri ke bumi, melainkan bersama Lyre asistennya Namun jika ditanya mengenai apa misi mereka sebenarnya, Hades memilih untuk tidak menjawab Satu lagi untuk novel setipis ini, apa yang dilakukan Ivarr setelah keperg [...]

    15. Review menyusul Edited 3 Oktober 2016 Purple Eyes adalah sebuah novel yang dingin dengan sentuhan tangan dingin mbak Prisca Primasari.Mengambil latar di Norwegia, Ivarr Amundsen adalah pria yang tidak bisa merasakan emosi Saya merasa karakter ini adalah karakter yang paling sedih dan dingin yang pernah ditulis mbak Prisca, melebihi tokoh utama wanita di novel sebelumnya, French Pink.Di novel ini, kita akan menemukan penggambaran Hades sebagai dewa kematian yang agak berbeda, tapi tidak kalah tam [...]

    16. Buku ini lambat, penuh penghayatan, memesona, dan tentunya indah Aduh nyesel saya ngga baca ini dari pas pertama baca Gila aja masa cuman 144 halaman bacanya dari tanggal 12 sampe 28 Buku ini tuh gimana ya, walaupun sisi karakternya nggak terkuak semua gitu terutama Hades Padahal dia kayaknya kalo dikembangin bakal jauh lebih keren , tapi enak banget diikutin Bahasanya ngalir gitu aja Dan tentunya, Kak Prisca selalu bikin saya suka sama karakter ceritanya, lebih lebih yang cowok cuz karakter cow [...]

    17. Lyre sudah 120 tahun melayani Hades, sang dewa kematian Kegiatannya selama 120 berjalan sangat monoton Begitu saja Hidupnya baru berubah ketika di suatu hari Hades mengajaknya turun ke bumi Ada petualangan kasus langka di dunia manusia yang hidup untuk diselesaikan oleh Hades.Mereka tiba di Trodheim yang dingin dan bersalju Namun, Ivarr Amundsen, pemuda yang mereka temui jauh lebih dingin dari suhu maupun tumpukan salju di jalan Ivarr bahkan jauh lebih mati daripada Lyre atau yang dalam penyamar [...]

    18. Pembunuhan keji dengan mengambil lever korban terus terjadi Hal itu membuat Hades, dewa kematian, harus langsung turun ke Bumi dan mencari dan menghukum pelaku kejahatan itu Ditemani Lyre, asistennya, mereka berangkat ke Trondheim, salah satu kota di Norwegia.Hades berganti nama menjadi Halstein sedangkan Lyre memilih Solveig sebagai nama barunya Mereka mengunjungi Ivarr Amundsen, kakak dari salah satu korban pembunuhan keji itu Saat Solveig bertanya kepada Halstein apa tujuan mereka mendekati I [...]

    19. Pengemasan cerita yang menarik untuk ukuran short novel Mba Prisca yg seinget saya penggemar anime krn wkt itu ga sngaja pernah lihat wallpaper laptopnya mengemas fantasi dan alur budaya Norwegia Inggris dengan sangat baik Terlepas dari endingnya yang realistis dan cukup prediktif menurut saya, membaca novella ini membuat saya tidak bisa berhenti membalik halaman demi halaman Kehilangan.Sesederhana itu tema yang diangkat Mbak Prisca Dengan tidak bertele mungkin karena ini ukuran novel pendek jug [...]

    20. Purple Eyes jadi penutup yang paling indah di libur panjangku Bukunya tipisssss, tapi rasanya gak rela buat nutup buku ini Ada rasa sedih, haru dan bahagia semuanya diramu kak Prisca dengan benar benar matang Halstein, Solveig dan Ivarr, semuanya favorit buatku.Terima kasih kak Prisca untuk cerita yang begitu menghanyutkan dan penuh dengan kejutan Aku tunggu karya karyamu selanjutnya

    21. Hades sang dewa kematian diresahkan oleh perbuatan manusia yang melakukan pembunuhan berantai di Trondheim salah satu kota di Norwegia Hades bersama asistennya seorang gadis yang sudah lama mati bernama Lyre, turun ke bumi untuk menghentikan pembunuh tersebut dengan cara manusia , untuk itu mereka benar benar menyamar menjadi manusia Hades menjadi Herr Halstein dan Lyre menjadi Solveig Rencana Halstein untuk menghentikan pembunuh itu sudah matang, rencana yang tidak diketahui dengan detail oleh [...]

    22. Rating 4.5 5Purple Eyes menceritakan tentang seorang laki laki bernama Ivarr Amundsen yang tinggal di Trondheim, Norwegia, yang tidak bisa merasakan lagi emosi emosi dalam dirinya setelah kematian adiknya, Nikolai Kematian Nikolai yang mati secara keji dan tidak manusiawi telah membuatnya mati rasa Hingga sebulan setelah kematian adiknya pun ia sama sekali belum pernah menumpahkan air mata.Pembunuh adiknya tersebut masih berkeliaran dan korban korban lainnya pun mati dengan cara yang sama sepert [...]

    23. AAAAAAAAAAAA DSaya pertama kali tahu Purple Eyes dari Instagram Penerbit Inari yang mengatakan bahwa kisah ini akan dibuat versi webtoon nya, dan awalnya pun saya baca versi webtoon dulu di mana tokoh tokohnya digambarkan secara ciamik oleh Bebekterbang Karena jatuh cinta dengan penggambaran dan juga tema ceritanya, saya pun beli bukunya.Saya tidak menyesal sama sekaliiii D Buku ini terhitung tipis hanya 142 halaman tapi benar benar bikin hati saya hangat Senyum senyum kecil terus sepanjang memb [...]

    24. Novel ini seru pada akhir ceritanya, agak kurang realistis dan begitulah fiksi haha D Aku senengnya bacanya karena endingnya bagus Novel ini mengisahkan tentang perjalanan Seoranga Pria bernama Ivarryang memilih tidak merasakan apapun, karena menjadi perasa terlalu menyakitkan, karena kematian adiknya akhirnya dia dipertemukan dengan Lyre seorang asisten Dewa Mereka berdua turun ke bumi untuk menjalankan sebuah misi Spetri yg udah bisa kita tebak ketika misi itu berakhir Lyre Solveign kembali ke [...]

    25. Nah Baru pertama kalinya aku membaca sebuah novel tipis yang isinya sangat padat dan ngena di hati Membekas Teringat di ingatan melayang layang hingga membuatku kagum Kak Prisca sangat lihai dalam hal mempermainkan emosi pembacanya Sumpah.Sejak awal aku melihat cover buku ini di toko, aku sudah terbayang bagaimana sendunya Muram, sedikit ada bumbu bumbu menyedihkannya Tapi itu semua nggak mengurangi unsur unsur yang lain Seperti adegan ketika Solveig nggak lagi mau dipanggil Lyre oleh Hades oke, [...]

    26. Buku ini seperti sebongkah kehangatan yang tersembunyi dalam gumpalan es Setidaknya aku merasa seperti itu Ini salah satu kelebihan yang dimiliki Kak Prisca dalam menulis kisah kisahnya Waktu membaca Kastil Es dan Air Mancur yang berdansa, aku merasa begitu dingin sementara waktu membaca Evergreen, aku merasa begitu hangat Buku ini adalah perpaduan dari dingin dan hangat Memikat dalam kesederhanaannya Ceritanya singkat, hanya 144 halaman, tapi begitu padat Sekalipun begitu mencapai ending aku me [...]

    27. Books 156 2017 Buku ini untuk memenuhi Tsundoku Books Challenge 20173,4 dari 5 bintang Buat saya setting dan latar Norwegianya bagus Saya serasa dibuai ke negeri skandinavia itu Perasaan ini sama seperti yang saya rasakan ketika membaca buku Dublin dari mbak Yuli Pritania yang sukses membuat saya memasukkan irlandia sebagai wishlist negara berkunjung saya kelak Selain itu entah kenapa membaca buku ini mengingatkan saya akan korean drama Goblin Mungkin karena sekilas hubungan antara Lyre dan Hade [...]

    28. Ini adalah novel kedua kak Prisca yang aku baca setelah seri Love Theft Seperti biasa, soal karakterisasi kak Prisca memang sudah khatam Tidak hanya memiliki nyawa masing masing, kehadiran karakter karakter itu juga memberi suasana tersendiri disetiap kemunculannya Ivarr yang sendu dan muram, Solveig yang lembut dan hangat, dan Halstein yang dingin dan misterius Bisa dibayangkan jika mereka menyatu dalam sebuah cerita, suasana seperti apa yang akan terasa.Suasana muram dan dingin dalam novel aka [...]

    29. Saya membaca ulasan salah satu reviewer di IG mengenai Purple Eyes, bagaimana beliau menggambarkan sosok dan karakter para tokoh termasuk Ivarr yang mengingatkan saya pada tokoh Vinter dalam novel Kastil Es Air Mancur yang BerdansaTidak butuh waktu lama untuk saya menyelesaikan Purple Eyes, selain karena ini adalah novela, kalimat kalimat yang Mbak Prisca rangkai selalu berhasil membuat mata dan hati saya betah Dan, benar saja, saya menemukan separuh jiwa Vinter pada sosok IvarrBukan sebuah ide [...]

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *