[î Khotbah di Atas Bukit || ↠ PDF Read by ï Kuntowijoyo]

Khotbah di Atas Bukit By Kuntowijoyo,

  • Title: Khotbah di Atas Bukit
  • Author: Kuntowijoyo
  • ISBN: 9793062584
  • Page: 285
  • Format: Paperback
  • Novel ini mengisahkan kehidupan Barman lelaki tua yang sudah pensiun yang berlibur ke gunung villa bersama seorang gadis muda Popi Liburan itu menjadi bermakna dan merupakan pencarian hakekat hidup dan perburuan spiritual yang indah baginya Kuntowijoyo mengisahkan dengan lembut dan penuh makna apa yang dikhotbahkan lelaki tua itu di atas bukit.
    Khotbah di Atas Bukit Novel ini mengisahkan kehidupan Barman lelaki tua yang sudah pensiun yang berlibur ke gunung villa bersama seorang gadis muda Popi Liburan itu menjadi bermakna dan merupakan pencarian hakekat hidup da

    One thought on “Khotbah di Atas Bukit”

    1. Tinggalkan segala milikmu Apa saja yang menjadi milikmu, sebenarnya memilikmu hlm 71 Humam dan petuah yang diturunkannya kepada Barman sedikit mengingatkan saya pada sosok Sidharta Gautama Kepada Barman, Humam mengajarkan bagaimana melepaskan diri dari segala bentuk kepemilikan karena semua di dunia ini sejatinya bukan milik kita Barman juga mendapatkan banyak pelajaran tentang menikmati waktu, seirama dengan alam, juga menghargai semua ciptaan Ketika kita menikmati waktu, maka tak ada lagi yang [...]

    2. Ini novel yang menurut saya sangat personal dari Alm Kuntowijoyo, cara penuturannya benar benar berisikan kegundahan dari si penulis, sehingga harapan untuk melihat plot dan karakter tidak akan terlalu terlihat seperti novel pada umumnya.Jujur saja, butuh kesabaran dan perjuangan yang ekstra ketika saya membacanya, karena selain alurnya sangat lambat saya juga belum menemukan sesuatu kejadian yang luar biasa dalam novel ini.Mungkin hal ini karena saya sendiri sebenarnya lebih sering membaca nove [...]

    3. Bagiku, Barman tidak sedang berlibur bersama gadis cantik, Popi Namun, ia mencoba membuka kehidupan lagi Kehidupan sejati yang sudah lama tergerus dengan hiruk pikuk santapan dunia Seperti orang yang sudah lama tak menikmati air telaga karena terganti oplosan Barman mengira di bukit yang indah pemandangannya dan ditemani gadis cantik bisa mengobati jengahnya kehidupan Tidak.Barman di bukit tak menemukan kenikmatan seperti yang ia bayangkan Barman sudah loyo untuk menikmati popi yang gemulai Namu [...]

    4. Novel ini adalah risalah tentang dua dunia yang bertempur dalam diri Kunto dunia akademis dan dunia sastra, dunia rasional dan dunia intuitif, atau bisa juga dunia rasional dan dunia wahyu Boleh jadi kelemahan terbesarnya adalah kecenderungan berdiskusi yang kuat dalam novel ini, dan bukan menekankan pada plot atau karakterisasi psikologis bahkan yang kejiwaan dalam novel ini pun terasa condong konseptual , tapi tak apa juga Setidaknya, Kunto di sini jujur memapar kegalauannya akan logika dalama [...]

    5. Dalam Khotbah di Atas Bukit , Kuntowijoyo bukan berkisah tentang Barman, lelaki pensiunan yang dipaksa hidup di atas bukit, dan Popi, kekasih muda sewaan anaknya, yang rajin bercinta sehari semalam Bagi para pembaca kritis, novel ini, sama dengan karya karya Kuntowijoyo lainnya, bercerita tentang kebebasan pikiran dan hakikat kehidupan.Dikisahkan kehidupan Barman yang serba kecukupan simpanan melimpah yang diusahakan dari masa muda, anak yang menjamin segala keperluan, wanita cantik yang siap me [...]

    6. pyuh, I knew the novel s made with some meanings inside however I hard to figure them out its review will be the tough job for me after all.buku.dibaca 2017 05 kilas b

    7. saya suka endingnya adegan si perempuan yang kehausan keperkasaan lelaki kemudian menubruk lelaki pertama yang ditemui, dan menggaulinya dengan beringas sebuah kisah tentang pencarian hakekat diri oleh seorang pensiunan tua kaya raya ditemani gadis cantik yang menjadi bidadarinya ia menyepi di sebuah desa diatas bukit dengan lingkungan pertanian yang nyamansah sufistik ini bergulir dengan alur yang enak diikuti, diselingi dialog sarat permenungan buku ini masuk daftar buku yang tak bosan saya ba [...]

    8. Bagi saya sih, makna buku ini yang sangat melekat adalah kesempurnaan hidup yang didapat lewat kematian Tapi bukan begitu caranya kita menemui sang maut Biarkan dia datang sendiri Maut tidak akan salah mengambil nomor urut Setiap kepergian adalah memang sudah pada waktunya Tidak akan tertukar Tapi memang, menangisi kepergian seseorang adalah sesuatu yang naluriah Jadi, masih berarti hidup kau

    9. Ketika semua orang sibuk dengan dunianya Pada suatu ketika mereka menawarkan kehidupan mereka, aku teringat lagi khotbahmu, Kek Di bukit itu Ya, di bukit sana Bukan disini Disini terlalu sesak dengan hiruk pikuk yang sedang memperdagangkan busa dan buih.

    10. Prosa yang amat memikat Pak Kuntowijoyo sayangnya aku cuma bisa bacanya sampai halaman 40 read tahun depanJanji gara gara Reading Challengedan gara gara mulut besarku tangan usilkuyang asal main pasang angka besar 130 dari 150 buku hiks

    11. Sepertinya saya terlalu berlebihan memasang ekspektasi untuk novel cerbung ini diawal, ceritanya cukup bisa diterima dan mengalir tetapi di bagian akhir, saya agak sedikit kecewa saya pikir akan memberikan hal yang berbeda atau luar biasa ternyata, jadi cukup bintang 3 saja.

    12. Lupa2 inget , hmm yg paling inget ada kakek tua mau mati yg in love sama cewe tp dilema sama kematiannya juga Gw baca krn tugas sastra

    13. It is given for my 18th birthday present from friends of mine Forget the content, one of my signs for a book that it is not that striking for me.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *