[↠ Mahabharata: Buku A || à PDF Read by ✓ Krishna-Dwaipayana Vyasa R.A. Kosasih]

Mahabharata: Buku A By Krishna-Dwaipayana Vyasa R.A. Kosasih,

  • Title: Mahabharata: Buku A
  • Author: Krishna-Dwaipayana Vyasa R.A. Kosasih
  • ISBN: -
  • Page: 148
  • Format: Paperback
  • Mahabharata menceritakan kisah konflik para Pandawa lima dengan saudara sepupu mereka sang seratus Korawa, mengenai sengketa hak pemerintahan tanah negara Astina Puncaknya adalah perang Bharatayuddha di medan Kurusetra dan pertempuran berlangsung selama delapan belas hari.Cerita diawali dari klan Barata, dng raja yg tersohor Santanu Prabu Santanu adalah seorang raja mahsMahabharata menceritakan kisah konflik para Pandawa lima dengan saudara sepupu mereka sang seratus Korawa, mengenai sengketa hak pemerintahan tanah negara Astina Puncaknya adalah perang Bharatayuddha di medan Kurusetra dan pertempuran berlangsung selama delapan belas hari.Cerita diawali dari klan Barata, dng raja yg tersohor Santanu Prabu Santanu adalah seorang raja mahsyur dari garis keturunan Sang Kuru, berasal dari Hastinapura Ia menikah dengan Dewi Gangga yang dikutuk agar turun ke dunia, namun Dewi Gangga meninggalkannya karena Sang Prabu melanggar janji pernikahan Hubungan Sang Prabu dengan Dewi Gangga sempat membuahkan anak yang diberi nama Dewabrata atau Bisma Setelah ditinggal Dewi Gangga, akhirnya Prabu Santanu menjadi duda Beberapa tahun kemudian, Prabu Santanu melanjutkan kehidupan berumah tangga dengan menikahi Dewi Satyawati, puteri nelayan Dari hubungannya, Sang Prabu berputera Sang Citr nggada dan Wicitrawirya Citr nggada wafat di usia muda dalam suatu pertempuran, kemudian ia digantikan oleh adiknya yaitu Wicitrawirya Wicitrawirya juga wafat di usia muda dan belum sempat memiliki keturunan Atas bantuan Resi Byasa, kedua istri Wicitrawirya, yaitu Ambika dan Ambalika, melahirkan masing masing seorang putera, nama mereka Pandu dari Ambalika dan Dretarastra dari Ambika.Dretarastra terlahir buta, maka tahta Hastinapura diserahkan kepada Pandu, adiknya Pandu menikahi Kunti dan memiliki tiga orang putera bernama Yudistira, Bima, dan Arjuna Kemudian Pandu menikah untuk yang kedua kalinya dengan Madri, dan memiliki putera kembar bernama Nakula dan Sadewa Kelima putera Pandu tersebut dikenal sebagai Pandawa Dretarastra yang buta menikahi Gandari, dan memiliki seratus orang putera dan seorang puteri yang dikenal dengan istilah Korawa Pandu dan Dretarastra memiliki saudara bungsu bernama Widura Widura memiliki seorang anak bernama Sanjaya, yang memiliki mata batin agar mampu melihat masa lalu, masa sekarang, dan masa depan.Keluarga Dretarastra, Pandu, dan Widura membangun jalan cerita Mahabharatarupakan dua kelompok dengan sifat yang berbeda namun berasal dari leluhur yang sama, yakni Kuru dan Bharata Korawa khususnya Duryodana bersifat licik dan selalu iri hati dengan kelebihan Pandawa, sedangkan Pandawa bersifat tenang dan selalu bersabar ketika ditindas oleh sepupu mereka Ayah para Korawa, yaitu Dretarastra, sangat menyayangi putera puteranya Hal itu membuat ia sering dihasut oleh iparnya yaitu Sangkuni, beserta putera kesayangannya yaitu Duryodana, agar mau mengizinkannya melakukan rencana jahat menyingkirkan para Pandawa.Pada suatu ketika, Duryodana mengundang Kunti dan para Pandawa untuk liburan Di sana mereka menginap di sebuah rumah yang sudah disediakan oleh Duryodana Pada malam hari, rumah itu dibakar Namun para Pandawa diselamatkan oleh Bima sehingga mereka tidak terbakar hidup hidup dalam rumah tersebut Usai menyelamatkan diri, Pandawa dan Kunti masuk hutan Di hutan tersebut Bima bertemu dengan rakshasa Hidimba dan membunuhnya, lalu menikahi adiknya, yaitu rakshasi Hidimbi Dari pernikahan tersebut, lahirlah Gatotkaca.Setelah melewati hutan rimba, Pandawa melewati Kerajaan Panchala Di sana tersiar kabar bahwa Raja Drupada menyelenggarakan sayembara memperebutkan Dewi Dropadi Karna mengikuti sayembara tersebut, tetapi ditolak oleh Dropadi Pandawa pun turut serta menghadiri sayembara itu, namun mereka berpakaian seperti kaum brahmana Arjuna mewakili para Pandawa untuk memenangkan sayembara dan ia berhasil melakukannya Setelah itu perkelahian terjadi karena para hadirin menggerutu sebab kaum brahmana tidak selayaknya mengikuti sayembara Pandawa berkelahi kemudian meloloskan diri sesampainya di rumah, mereka berkata kepada ibunya bahwa mereka datang membawa hasil meminta minta Ibu mereka pun menyuruh agar hasil tersebut dibagi rata untuk seluruh saudaranya Namun, betapa terkejutnya ia saat melihat bahwa anak anaknya tidak hanya membawa hasil meminta minta, namun juga seorang wanita Tak pelak lagi, Dropadi menikahi kelima Pandawa.Agar tidak terjadi pertempuran sengit, Kerajaan Kuru dibagi dua untuk dibagi kepada Pandawa dan Korawa Korawa memerintah Kerajaan Kuru induk pusat dengan ibukota Hastinapura, sementara Pandawa memerintah Kerajaan Kurujanggala dengan ibukota Indraprastha Baik Hastinapura maupun Indraprastha memiliki istana megah, dan di sanalah Duryodana tercebur ke dalam kolam yang ia kira sebagai lantai, sehingga dirinya menjadi bahan ejekan bagi Dropadi Hal tersebut membuatnya bertambah marah kepada para Pandawa.Untuk merebut kekayaan dan kerajaan Yudistira secara perlahan namun pasti, Duryodana mengundang Yudistira untuk main dadu dengan taruhan harta dan kerajaan Yudistira yang gemar main dadu tidka menolak undangan tersebut dan bersedia datang ke Hastinapura dengan harapan dapat merebut harta dan istana milik Duryodana Pada saat permainan dadu, Duryodana diwakili oleh Sangkuni yang memiliki kesaktian untuk berbuat curang Satu persatu kekayaan Yudistira jatuh ke tangan Duryodana, termasuk saudara dan istrinya sendiri Dalam peristiwa tersebut, pakaian Dropadi berusaha ditarik oleh Dursasana karena sudah menjadi harta Duryodana sejak Yudistira kalah main dadu, namun usaha tersebut tidak berhasil berkat pertolongan gaib dari Sri Kresna Karena istrinya dihina, Bima bersumpah akan membunuh Dursasana dan meminum darahnya kelak Setelah mengucapkan sumpah tersebut, Dretarastra merasa bahwa malapetaka akan menimpa keturunannya, maka ia mengembalikan segala harta Yudistira yang dijadikan taruhan.Duryodana yang merasa kecewa karena Dretarastra telah mengembalikan semua harta yang sebenarnya akan menjadi miliknya, menyelenggarakan permainan dadu untuk yang kedua kalinya Kali ini, siapa yang kalah harus menyerahkan kerajaan dan mengasingkan diri ke hutan selama 12 tahun, setelah itu hidup dalam masa penyamaran selama setahun, dan setelah itu berhak kembali lagi ke kerajaannya Untuk yang kedua kalinya, Yudistira mengikuti permainan tersebut dan sekali lagi ia kalah Karena kekalahan tersebut, Pandawa terpaksa meninggalkan kerajaan mereka selama 12 tahun dan hidup dalam masa penyamaran selama setahun.Setelah masa pengasingan habis dan sesuai dengan perjanjian yang sah, Pandawa berhak untuk mengambil alih kembali kerajaan yang dipimpin Duryodana Namun Duryodana bersifat jahat Ia tidak mau menyerahkan kerajaan kepada Pandawa, walau seluas ujung jarum pun Hal itu membuat kesabaran Pandawa habis Misi damai dilakukan oleh Sri Kresna, namun berkali kali gagal Akhirnya, pertempuran tidak dapat dielakkan lagi.
    Mahabharata Buku A Mahabharata menceritakan kisah konflik para Pandawa lima dengan saudara sepupu mereka sang seratus Korawa mengenai sengketa hak pemerintahan tanah negara Astina Puncaknya adalah perang Bharatayuddha

    One thought on “Mahabharata: Buku A”

    1. ini tentang negeri BHARATtentang kakek moyangnya Pandawa n Kurawa Yang paling menarik adalah kisah2 kelahiran n masa kecil mereka Tapi lebih menarik lagi,kelahiran para Kurawa karena mereka semua ada 100 orang 99 orang laki2, 1 orang perempuan, paling bungsu Dan mereka bisa menjadi 100, krn waktu Ibunya Dewi Gandari hamil dan sudah melewati masa 9 bulan, yg keluar dari perutnya adalah Gumpalan Darah yang besaaaar sekali trus krn kesal, Gandari menendang gumpalan darah tsb.mpai berserakan kemana2 [...]

    2. ini versi terbaik dari kisah2 mahabharata yang pernah saya baca ditambah dengan ilustras yang bagus , kisah detail mengenai latar belakang setiap karakter membuat saya puas

    3. When you read a book as a child,it becomes a part of your identity in a way that no other reading in your life does from You ve Got Mail Komik ini, dan dua serial lainnya sebagai penerus tidak akan saya lupakan Menyelesaikannya ketika liburan kelas 6, saat akan meneruskan ke SMP Saya membacanya di rumah seorang kawan Bapaknya yang orang Aceh memiliki koleksi lengkap serial Mahabarata, Pandawa Sedha dan Parikesit Lengkap dalam buku bundel besar Saya sudah membacanya dalam bundel yang kecil Tapi m [...]

    4. Read the really really abridged version in my English class in I only read the part of the Mahabharata on King Sibi xDWell, either way, I ve got to say that Indian legends myths truly are fascinating to me and I thought that the huge self sacrifice of the king was interesting as well as his conversation with the hawk.The only thing that gave me the shudders and the shivers was the fact that the king had to cut off part of his leg during the self sacrificeBut hey, Ravana took part in puja by sacr [...]

    5. Kita sebagai bangsa yang berbudaya, seyogyanya harus menghargai pula kebudayaan bangsa lain, misalnya cerita cerita Wayang Purwa, sumbernya adalah dari Mahabarata kebudayaan Hindu, oleh karena itu jalan ceritanya sedikit berbeda, karena Mahabarata telah ditelan oleh bangsa Indonesia sebagai kebudayaan sendiri dan diolah lagi dan disesuaikan dengan kehidupan dan adat istiadat Indonesia selama beratus ratus tahun Dalam Mahabarata yang menjadi sumber sengketa sampai timbulnya perang Bharatayuda buk [...]

    6. Buku pewayangan yang klasik, banyak mengajarkan nilai nilai baik buruk secara hitam putih Mungkin buku ini ditujukan untuk pembaca dari segala usia yang waktu itu memang disukai pula oleh anak anak Tetapi setelah direnungkan lebih dalam, juga dengan membaca versi lain, kita bisa menangkap nilai nilai manusiawi yang terkandung di dalamnya, bukan hanya nilai nilai yang terkesan untuk manusia setengah dewa Sampai saat ini buku ini masih merupakan salah satu favorit saya, selain juga karena muatan n [...]

    7. buku yang tidak pernah selesai dibaca waktu jaman saya SMP s d kuliah Karena ceritanya saling terkait, segala yang terjadi hari ini terkait dengan karma di masa lalu.ru bangetwalhasil jadi keseringan bulak balik halaman dan jilidnyaheheheoya, habis baca ini WAJIB dilanjutkan dengan BharatayudhaTE tidak pernah bosan membacanyaharusnya sih sekarang masih baca lagi, karena banyak yang lupa sayangnya sejak menikah, buku ini tidak jelas rimbanya

    8. read it when i was in either grade 4 or 5, fantastic comic, really love it R.A Kosasih has facinated me with the way he tells the story and although graphically not as great but to my imagination it s already than enough compare to novel version i prefere this all time great comic thinking of buying them again for collection.

    9. it s a lot easier to digest and read than the original verse edition, due to the fact that this Indonesian comic rendition of Mahabharata is somewhat abridged nevertheless, the book stood on its own place and is a classic in Indonesian comic world.

    10. SEKSIhahaEPIKSeru karakter karakternya dan ceritanyaSebenarnya kayaknya yang gue baca bukan dari R.A Kosasih apa iya ya lupa P waktu itu minjem ilegal dari perpus waktu SMAhehe

    11. Buku hadiah dari kakak ku, aku baca berulang ulang sampai lusuh This is the first epic story yang ku dapat Bahkan untuk memperdalam referensi tokoh, ga sungkan tanya ama tetangga yang kebetulan sangat paham dunia wayang.

    12. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya wajib berterima kasih ke Pak RA Kosasih, karna berkat buku buku wayang beliaulah saya pertama kali belajar menggambar.Bahkan saya dulu sering gambar cerita Cinderella tapi tokoh tokohnya pake baju ala wayang begini Hahahahaha

    13. R.A Kosasih published comics base on Javanese Epics Ok, Indian Epics assimilated in Java.He created Sri Asih Indonesian version of Wonder Woman Very creative yet humble writer Prominent figure in keeping the epics alive.

    14. my first book on RA Kosasih s serials I read it in Year 2 I remember how I was so addicted by all of his comics and so i gave 5 stars makes me wonder where i put them

    15. I read it when I was still kid It was my first exposure to Indonesia s comic I wonder where can I have this book D

    16. Wajib baca untuk pecinta cerita wayang dan penggemar komik, gak kalah sama komik2 jepang, TOPS banget Baca waktu masih SD dan sekarang udah di cetak ulang pakai hardcover ga bosen2 di ulang ulang

    17. Greatest comic book everIndonesian original epic comic book,not a plagiator workmakes me remember the old comicuslike jan,amazing hand makes an amazing artwork

    18. This series introduced me to the epic saga of Mahabarata and made me fall in love with it I will recommend this to all my Indonesian friends who wants to know about this meaningful story.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *